Tips Mengisi Waktu Luang Saat Puasa

0
203
Riky Nelvia Destriani mahasiswa semester 3 Pendidikan Bahasa dan Sastra Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jambi.

Beberapa orang sering bingung mau ngapain saja kalau ada waktu kosong di bulan puasa. Apalagi untuk kalangan pelajar, yang biasanya di sekolah atau di kampus harus berdiam diri di rumah kalau lagi bulan puasa. Terkadang ada beberapa hal yang harus dilakukan tapi mungkin saja hal-hal itu membosankan dan kurang bermanfaat. Di bulan puasa, banyak hal yang orang-orang lakukan bisa memberikan pahala dan manfaat besar. Tapi yaaa.. karena efek puasa yang kadang buat lemas jadi malas mau ngapain-ngapain.Tidak semua yang dilakukan pada bulan puasa bisa membuat bosan ataupun tidak bermanfaat. Nah, berikut tips mengisi waktu luang di bulan puasa, yuk simak ! semoga bermanfaat.

  1. Membaca buku

Berdasarkan beberapa pendapat ,minat baca masyarakat Indonesia masih terbilang sangat rendah. Diperoleh dari beberapa media, penyebabnya adalah teknologi modern yang dimanfaatkan tidak terkendali dengan kebutuhan. Padahal, buku yang dibaca merupakan jendela dunia. Banyak yang tidak tahu menjadi tahu karena membaca.Untuk dibulan puasa ini sangat bermanfaat apabila waktu kosong diisi dengan membaca.Selain mendapat banyak ilmu, beberapa orang mengantuk jika banyak membaca dan kemudian tertidur dan tidurnya pun mendapat pahala dibulan puasa hehe.

  1. Membuat Kue Lebaran

Dibulan puasa memang harus banyak yang ditahan, termasuk menahan godaan makanan. Duhhh… biasanya yang ini paling susah ditahan hehe. Tapi kalau imannya kuat tidak akan tergoda kok. Daripada suntuk seharian mendingan buat kue sendiri atau bantu ibu membuat kue lebaran, jadi lebih bermanfaat. Orang-orang yang suka berkreasi bisa diterapkan dalam membuat kue lebaran nih. Dari pada beli lebih puas kalau makan buatan sendiri. Tidak hanya bentuknya yang sesuai selera tapi rasa kuenya bisa selera sendiri.

  1. Dekorasi Ruang Tamu

Puasa bukan berarti tidak boleh banyak bergerak. Sangat dianjurkan dalam berpuasa tetap beraktifitas agar sistem gerak yang ada tidak kaku. Bukan berarti melakukan pekerjaan berat, tetapi melakukan hal kecil yang bermanfaat seperti dekorasi ruang tamu untuk tamu-tamu lebaran. Mungkin tamu ataupun penghuni rumah bosan dengan dekorasi ruang tamu yang itu-itu aja jadi bisa mendekorasi kembali sesuai selera pemilik rumah. Kalau bulan Ramadhan biasanya sangat identik dengan nuansa putih nan suci, tapi tetap selera pemilik rumah. Tidak hanya hati saja yang nyaman ketika bulan Ramadhan tetapi ruangan pun harus ada kenyamanan.

  1. Bersilaturahmi

Terkadang bersilaturahmi hanya dilakukan ketika bulan Ramadhan, tepatnya ketika hari lebaran. Padahal silaturahmi bisa dilakukan kapan saja bahkan ketika hari puasa. Bersilaturahmi pada bulan puasa tidak harus membatalkan puasa karena adanya pertemuan, melainkan dilakukan saat buka puasa bersama yang lebih sering disebut bukber. Buka bersama yang dilakukan dapat mempererat tali silaturahmi yang sudah terjalin, baik itu dalam organisasi, ikatan alumni, atau kelompok-kelompok lainnya. Selain mempererat silaturahmi bisa juga dengan saling bertukar pikiran dan pengalaman yang positif.

  1. Berjualan Menu Berbuka

Tidak harus mempunyai modal besar, cukup dengan makanan ringan dan buah-buahan segar saja sudah bisa membuka kedai menu berbuka puasa. Selain menguntungkan diri sendiri, dapat juga bermanfaat untuk orang-orang yang suka menu berbuka. Tidak sulit kok membuka ekonomi bisnis sendiri. Dimulai dengan hal-hal kecil dalam berjualan. Selain menu berbuka bisa juga dengan menjual kue-kue lebaran yang dibuat dengan kreasi sendiri.Artinya bulan puasa banyak peluang untuk mencari keuntungan.

  1. Mengikuti Kajian Agama

Kalau malas untuk melakukan hal-hal yang menguras tenaga dibulan puasa bisa juga digantikan dengan mengikuti kajian agama. Baik mengikuti pengajian atau sekedar mendengarkan siraman rohani, agar lebih dekat dengan Allah SWT. Selain meningkatkan iman dan takwa bisa juga dijadikan dasar untuk melakukan perubahan diri untuk menjadi lebih baik. Tidak hanya berubah pada bulan Ramadhan saja melainkan untuk berubah lebih baik seutuhnya dan seterusnya.

  1. Bersedekah

Banyak orang yang masih membutuhkan uluran tangan kita. Mereka lebih membutuhkan belas kasihan dari orang-orang yang mampu. Dibulan yang penuh berkah Allah menjamin pahala yang berlipat ganda untuk mereka yang saling membantu dalam kesusahan. Akan bertambah pahala apabila kita mampu menyisihkan sebagian jerih payah dan usaha kita untuk saudara-saudara yang membutuhkan. Tidak harus dalam jumlah besar, bisa saja dengan mengunjungi panti asuhan dengan memberikan beberapa barang baru ataupun bekas yang masih layak pakai kepada mereka. Senyum mereka akan menjadi ketenangan dihati kita, bersedekahlah.

Penulis: Riky Nelvia Destriani mahasiswa semester 3 Pendidikan Bahasa dan Sastra Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jambi.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here