Kaprodi PBSI Minta Pemilihan Kekhususan Sesuai Minat dan Bakat

0
934
Drs. Albertus Sinaga. M. Pd Ketua Prodi Pendidikan Bahasa Dan sastra Indonesia

Muaro Jambi-Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) tidak hanya fokus pendidikan guru saja, namun juga mempunyai tiga kekhususan atau mata kuliah pilihan yang dipilih ketika mahasiswa duduk di semester III. Tiga kekhususan tersebut yakni Jurnalistik, Kepengarangan, dan Teater. Pemilihan kekhususan tersebut mahasiswa bisa memilih secara langsung sesuai dengan minat dan bakat mahasiswa.

“Tiga kekhususan itu, mahasiswa bisa memilih langsung sesuai dengan minat dan bakatnya,” ungkap Ketua Prodi PBSI Unja, Drs. Albertus Sinaga, M.Pd, Selasa (18/7).

Lanjut Kaprodi PBSI bahwa terkait kekhususan mahasiswa di semester III, dirinya meminta mahasiswa untuk mengukur kemampuannya dan memilih kekhususan sesuai dengan bakat dan minat.

“Jangan sampai memilih kekhususannya ikut-ikut teman, karena nanti menimbulkan penyesalan pada diri sendiri. Mahasiswa juga bisa konsultasi dengan PA (Pembimbing Akademik), atau juga orang tua,” harapnya.

Terkait tiga kekhususan yang dimiliki Prodi PBSI Unja, Mefliza Afriani, Mahasiswa Prodi PBSI yang duduk di semester III saat ini mengaku lebih memilih kekhususan Jurnalistik. Alasan Mefliza memilih kekhususan Jurnalistik karena sesuai dengan minat dan bakatnya sendiri. Selain itu, dirinya mendapatkan amanah ketika mengenyam pendidikan di SMA.

“Guru Bahasa Indonesia di SMA dulu meminta saya untuk mengambil kekhususan di bidang Jurnalistik, karena akan memudakan kita untuk mencari peluang pekerjaan dan juga melatih mental,” kata Melfaliza kepada Berita Aktual.

Lain halnya dengan Zona Yunita. Dirinya lebih memilih kekhususan Kepengarangan. Dirinya melihat bahwa kekhususan Kepengarangan merupakan hobi sejak Sekolah Dasar (SD), seperti membaca buku, menulis pantun dan puisi.

“Saya waktu SD pernah meraih juara lomba baca puisi karya sendiri, mudahan saya masuk Kepengaran bisa lebih mendalam ilmu di bidang menulis,” harap Zona.

Sementara itu Rusnia Transawitri mengatakan akan memilih kekhususan Keteateran karena ingin mengembangkan bakat seni peran yang dimilikinya.

“Basicnya memang di seni peran, sejak kecil sudah suka. Melalui Keteateran ingin mengembangkan karakter peran karena tidak semua orang dapat memerankan karakter orang lain,” ujarnya.

Reporter : Sanusi

Redaktur: Hilman Yusra

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here