Munculkan Identitas Melayu Lewat PKK FKIP

0
687
Dekan FKI Unja Prof. Dr. rer. nat. Asrial, M.Si, mengalungkan cocarde tanda pengenal kepada salah satu mahasiswa baru yang mengikuti PKK FKIP, (15/8). Priyanto.

Muaro Jambi – Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Jambi (Unja) mengajak 1.215 mahasiswa baru untuk mencintai dan melestarikan budaya Melayu melalui Pengenalan Kehidupan Kampus (PKK) yang digelar tangal 15 dan 16 Agustus di gedung Balairung Unja Kampus Mendalo.

Dekan, Wakil Dekan, dosen, tamu undangan, panitia, dan mahasiswa baru kompak mengenakan pakaian khas Melayu yakni Tengkuluk dan Baju Kurung bagi wanita, sedangkan pria memakai Baju Teluk Belango lengkap dengan peci. Nuansa Melayu kian terasa ketika Dekan beserta tamu undangan disambut dengan tabuhan rebana dan tari Melayu penyambut tamu.

Pembukaan PKK FKIP Unja oleh Dekan FKIP.

Prof. Dr. rer. nat. Asrial, M.Si, Dekan FKIP mengatakan, budaya Melayu menjadi bagian penting dalam kegiatan PKK FKIP. Dimulai dari mahasiswa baru, diharapkan civitas kademika FKIP bisa memunculkan nuansa Melayu di FKIP.

“Budaya Melayu menjadi bagian penting dalam kegiatan PKK. Saya ingin budaya Melayu di FKIP itu muncul, dengan begitu PKK ini akan menjadi contoh yang baik untuk kedepannya,” kata Dekan ketika ditemui seusai membuka KK FKIP, Selasa (15/8).

Penampilan mahasiswa baru di PKK FKIP Unja.

Senada dengan Dekan FKIP, Refki Faris Arozan ketua pelaksana PKK FKIP menuturkan, diusungnya nuansa Melayu dalam PKK FKIP untuk mengajak mahasiswa baru  mengenal dan cinta budaya Melayu khusunya Melayu Jambi.

“Untuk menjadikan FKIP sebagai contoh Fakultas yang peduli terhadap kelestarian budaya Melayu khusunya Jambi,” tutur Refki.

Reporter : Nani, Ibnu, Asep

Redaktur: Priyanto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here