Tips Menjadi Mahasiswa OPAK Ala Soni

0
511
Soni Arfiansyah Mahasiswa Pendidikan Kimia Unja.

Tanpa dipungkiri bahwa kehidupan mahasiswa sangatlah sibuk, aktifitasnya dimulai mengerjakan tugas yang menumpuk, agenda perkuliahan yang memakan banyak waktu, sehingga membuat sebagian dari mahasiswa tidak ingin melakukan aktifitas lain selain kuliah. Nah maka dari itu, saya ingin  memberikan sedikit tips agar selama mengikuti perkuliahan agar dapat memanfaatkan kesempatan  meningkatkan kualitas diri sesuai dengan passion. Tips ini akan menuntun kita menjadi Mahasiswa yang OPAK (Organisasi Aktif, Prestasi Selangit, Akademis Lancar, dan Berkontribusi dengan Luas)

  1. Lakukan Hal kecil dengan sungguh-sungguh.

Banyak yang mengatakan bahwasanya sukses dimulai dari keberhasilan pada hal kecil. Oleh karena itu penting sekali totalitas dan kesungguhan dalam mengerjakan sesuatu hal sesuai dengan tujuan kita. Hal ini saya alami sendiri ketika mengikuti kegiatan volunteer. Saya dulu sangat ingin mencobanya tetapi takut, namun suatu ketika saya mencoba untuk menjadi volunteer dalam.aksi Galang dana di Jambi bersama IKMM. Disitu banyak pelajaran yang saya dapat, bagaimana berinteraksi dengan orang banyak ada yang peduli , ada yang hanya senyum bahkan ada yang marah saat dimintai sumbangan sukarela. Namun disitu saya dituntut sabar dan masih banyak lagi pengalaman berharga. Dari situ saya belajar, kegiatan kecil ini saja memiliki dampak besar apalagi kegiatan besar kan yah.

  1. Selalu lakukan upgrade diri setiap hari

Tanpa dipungkiri bahwasanya kebanyakan orang malah puas terhadap apa yang telah ia capai. Alangkah baiknya kita mencari tahu hal yang belum kita ketahui tahu mumpung kita masih muda. Selain itu juga, kita perlu melakukan upgrade diri sesuai dengan passion kita. Jadi, kita selalu melakukan intropeksi terhadap kualitas skill yang kita punyai misalnya dalam menulis maka perlu kita lakukan inovasi gaya bahasa dll.

  1. Bergabung dengan gerakan/komunitas/organisasi

Mengikuti organisasi tentu banyak hal yang dapat pelajari mulai dari belajar berinteraksi, beraksi dengan ide, berinovasi dll. Organisasi/komunitas membuat kita pandai dalam mengelola emosi dan menjadi pribadi yang kontributif. Jadi gengs, mulai sekarang ada baiknya kita mulai melirik organisasi di sekeliling kita dan usahakan bergabung di dalamnya. Rugi lho kalo gak gabung hehe

  1. Mengembangkan kemampuan menulis

Jika kita memiliki kemampuan menulis tentu akan mempermudah jika mau ngikutin kompetisi tertentu apalagi sekarang banyak kompetisi yang bener-bener keren, misalnya saja superevent yang hadiahnya berangkat ke London, dan lain-lain. Tapi tetap yah sesuai dengan minat kita , mau ke ilmiah atau fantasi, banyak kok hadiah-hadiah yang keren yang patut diperjuangkan lewat tulisan eaaa…

  1. Mencari mentor dan role model

Penting banget poin yang ini karena kita pasti akan terpacu jika memiliki role model misalnya kita tertarik dengan lingkungan maka kita bisa kepoin kak Rani rurlita ,ataupun yang lain. contoh lain kita suka sepak bola maka patut tuh di pajang di dinding kamar poto Ronaldo. Hal ini tentu akan membuat kita terpacu untuk menyukai passion seperti role model kita. Selain itu juga, semandiri-mandirinya periu mencari mentor agar dalam berkarya kita selalu totalitas dan juga dapat masukan.

  1. Mengasah kemampuan bahasa asing

Bahasa sekarang sangat diperlukan sekali . Hal ini saya sadari ketika mendapatkan kesempatan exchange ke Thailand. Saya menyesal tidak pernah belajar bahasa Thailand, coba jika pernah belajar , pasti paham apa yang mereka ucapkan kebanyakan dan juga mudah berinteraksi dengan masyarakat lokalnya. Untuk itu, mari belajar bahasa asing dan jangan pernah malu untuk belajar bahasa apa aja.

  1. Membuat komunitas/organisasi yang bermanfaat

Setiap orang pasti ingin untuk berkontribusi, maka baiknya kita berkontribusi sesuai dengan apa yang telah kita tekuni selama ini. Hal ini saya rasakan saat ingin memperoleh beasiswa dan bersekolah ke luar negeri. Saya membuat komunitas Zealous Generation sehingga informasi beasiswa dan exchange bisa tersebar luas, dapat memperoleh beasiswa dan juga paham cara mendapatkan nya. Maka dari sekarang ayo mulai memperhatikan masalah yang ada dilingkungan sekitar, kemudian ceritakan kepada teman dan diskusikan solusi yang terbaik lalu saling merangkul dalam sebuah komunitas.

Penulis merupakan mahasiswa Pendidikan Kimia di Universitas Jambi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here