GENERASI MUDA KREATIF BERSAMA SAHABAT PANDU BUDAYA JAMBI

0
1137

Muaro jambi – Sejak tahun 2016 Direktorat Jendral Kebudayaan aktif melakukan pencatatan dan penetapan warisan budaya tak Benda Indonesia melalui Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya. Sampai tahun 2019, diumumkan 1086 objek budaya yang telah ditetapkan sebagai warisan budaya yang diambil dari 34 Provinsi yang ada di Indonesia.

Sebagai upaya menyebarluaskan informasi mengenai budaya dalam rangka memajukan Kebudayaan, Direktorat Jendral Kebudayaan aktif menggunakan kanal media sosial karena saat ini banyak digunakan oleh masyarakat, khususnya kaum milenial. Untuk membantu lebih luas, Direktorat Jendral Kebudayaan membutuhkan kontributor untuk mengelola “Sosial Media Mikro” mewakili 34 Provinsi.

Sahabat Pandu Budaya merupakan salah satu kebijakan Direktorat Jendral Kebudayaan KEMENDIKBUD, melalui kebijakan ini ia merekrut generasi muda yang inovatif dan kreatif dari seluruh Provinsi di Indonesia untuk menjadi penanggung jawab atau admin pengurus akun media sosial di 34 Provinsi di Indonesia. Ada akun media Sosial antara lain Instagram, Facebook, Twitter, dan Youtube.

Nafri Dwi Boy Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jambi, merupakan kontributor Sahabat Pandu Budaya khusus wilayah Provinsi Jambi, setelah melalui pendaftran dan seleksi yang cukup panjang. Saat ini, Ia mengelola akun instagram dan Twitter Pandu Budaya Jambi dengan nama budayo_kito.

Nafri mengatakan, bagaimana dia berkontribusi untuk memperkenalkan budaya jambi di media sosial dengan akun pandu budaya jambi. Tidak hanya sebagai media untuk mempromosikan budaya tetapi juga menciptakan program-program yang kreatif seperti perlombaan, acara, atau mempromosikan-mempromosikan yang mendukung pengembangan provinsi Jambi.

“Budaya_kito, akun pandu budaya jambi tidak hanya sebagai media untuk mempromosikan budaya tetapi juga menciptakan program-program yang kreatif mendukung-mendorong yang mendukung pengembangan provinsi Jambi,” katanya.

Jambi merupakan Provinsi yang memiliki banyak sekali warisan budaya dan benda-benda budaya, yang masih banyak yang tidak mengetahuinya.
Dengan memanfaatkan media sosial dan teknologi yang canggih, di Jambi dapat diolah dengan inovasi, bukan hanya di Kenali, tetapi juga dapat dicintai oleh seluruh masyarakat di Jambi.

Reporter: Adinda Valentina dan Zeny Fransisca Shelviana
Redaktur: Yohana Demisa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here