Muaro Jambi – Lomba Vokal Solo merupakan rangkaian Acara Dies Natalis FKIP ke-37 yang di gelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa FKIP. Acara ini diikuti oleh seluruh Program Studi di ruang lingkup Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unja dipelataran FKIP, Jumat (01/11).

Drs. Larlen, M.pd selaku wakil dekan bidang kemahasiswaan dan alumni mengatakan Dies Natalis FKIP memiliki kegiatan yang berkaitan dengan Budaya Melayu yang dijalankan oleh mahasiswa terbaik FKIP. kegiatan ini merupakan bentuk memperkenalkan FKIP memiliki Bakat, salah satunya di bidang vokal solo melayu.

” Tema yang diusung oleh Badan Eksekutif Mahasiswa yang memiliki nilai kebudayaan Melayu yang cukup tepat didalam acara Dies Natalis FKIP,” ungkapnya dalam sambutannya.

Mefliza Afriani selaku Ketua Himpunan Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia yang ikut serta dalam acara Dies Natalis Ke-37 mengatakan dengan diadakannya lomba Vocal Solo, sebagai bentuk apresiasi dari keterampilan yang dimiliki mahasiswa untuk menumbuhkan semangat berkompetisi. Serta Mahasiswa tidak meninggal budaya melayu yang musti di lestarikan.

“Dengan lomba Vokal Solo Ini merupakan bentuk apresiasi terhadap budaya Melayu. Selain itu pakaian melayu juga bentuk kita menghargai adat melayu,” Ungkapnya.

Gifarlisyah selaku salah satu peserta Vokal solo merasa gugup bernyanyi dihadapan seluruh penonton yang ada di acara Dies Natalis FKIP Ke – 37. Ia juga berterimakasih kepada panitia karena diadakannya lomba Vocal Solo bisa mengembangkan bakatnya dibidang musik.

“Saya sangat bangga menjadi salah satu delegasi Himabindo yang mengikuti lomba Vokal Solo. Serta mengucapkan Terima kasih Kepada panitia telah mengadakan lomba vokal solo” tutupnya.

 

Reporter: Shidiq, Nur Hidayat

Redaktur: Solehati Mulia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here